Archive | January, 2012

Cak Kolosal 5000

Tags: , , , ,

Cak Kolosal 5000, Sebuah Pencapaian Pelestarian Budaya

Posted on 31 January 2012 by dwitanaya

Mungkin banyak yang tidak tahu, (atau banyak yang tahu?) bahwa pada suatu Jumat malam tanggal 29 September 2006 silam, di Tanah Lot dilaksanakan sebuah event akbar dan kolosal. Pemecahan rekor MURI Cak 5000.Ok, mungkin saat ini banyak yang merasa pengejaran rekor MURI tidak lebih dari sebuah usaha pencitraan. Mungkin. Tapi mari kesampingan dulu semua praduga.

Cak Kolosal 5000 ini diadakan atas prakarsa seorang maestro tari Tabanan, Bapak Ngurah Supartha (alm).Persiapan dilakukan sekitar 2 bulan lebih yang melibatkan 6500 lebih penari cak.(6400 Penari yang akhirnya ikut pentas). Pentas dibuka dengan doa yang dipimpin oleh pemuka dari 5 agama/aliran kepercayaan.

Peliputan acara ini juga tidak main main, karena dari TVRI dan Metro TV secara khusus membeli hak siar dan mendokumentasikan acara ini. PUluhan fotografer amatir dan profesional yang datang dari berbagai daerah di Indonesia juga ikut merekam momen bersejarah ini.

Berikut beberapa momen yang terekam melalui mata lensa saya :

… dan beberapa bulan kemudian sang penggagas acara, bapak Ngurah Supartha meninggal dunia.

Comments (0)

IMG00026-20120129-0841

Ngaturang Ayah di Batukaru

Posted on 31 January 2012 by Wahya Biantara

29 Januari 2012 – Pagi hari sekitar pukul 7.00, kami berencana untuk berangkat ke pura Batukaru untuk ngaturang ayah karena pada hari Kamis, 2 Februari bertepatan dengan manis galungan, akan diadakan piodalan di pura Batukaru. Kami brangkat berlima dari Kota Tabanan berpakaian adat sederhana dan aturan bunga – bungaan untuk banten.

Saya, Gustulang, Putra Sedana, Gede Sleeper dan Jaya Ratha memulai perjalanan yang akan ditempuh kurang lebih 1 jam dari kota Tabanan, dengan dibarengi hujan rintik – rintik. Diperjalanan mendekati pura, kami melihat banyak sekali pohon – pohon besar yang tumbang, karena beberapa hari sebelumnya angin sangat besar dan hujan terjadi di daerah tersebut, dan mungkin hampir seluruh pulau Bali. Saya mendengar malah ada beberapa korban akibat musibah ini.

Continue Reading

Comments (7)

talov-petiga-final

Pak Becung dan rumah barunya

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Setelah melakukan kegiatan ngamen sosial dan dan penggalangan dana di Yeh Gangga, akhirnya seorang teman pun berinisatif untuk membuat rancangan rumah yang akan dibangun beserta dan yang dibutuhkan.

Tentu dana yang kami dapatkan di Yeh Gangga sangat minim untuk membangun rumah tersebut. Kami pun terus membuka donasi sehingga dalam waktu kurang lebih 3 minggu kami mendapatkan dana sesuai yang kami harapkan.

Continue Reading

Comments (2)

talov-yg-3

Penggalangan dana untuk pak Bencung

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Beradasarkan berita yang disampaikan oleh rekan kami Dony Wismayana pada berita sebelumnya mengenai kakak beradik yang tidur di kandang ayam tersebut, akhirnya kami pun memulai berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana.

Saat itu, penggalangan dana kami set akan bertempat di tempat yang sama seperti acara donor darah pada kegiatan sebelumnya yaitu di Patung Wagimin Tabanan. Setting acara pun kami tetapkan sama, yaitu pengumpulan dana dengan cara melakukan ngamen sosial dan juga donor darah.

Continue Reading

Comments (1)

talov-petiga-1

Kakak beradik yang tidur di kandang ayam

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Dony Wismayana, 1 December 2011 – Menanggapi tentang berita sameton kita di Patiga di koran, Saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi.

Siang itu berkordinasi dengan teman lainya Gusti Sumerdayasa untuk menanyakan no kontak dari kelian dinas yakni pak Ketut Korma Astawa ato yang lebih dikenal dengan sebutan pak Rudi. Setelah kontak via telp maka akhirnya berangkatlah kesana, dengan posisi meeting point di depan bale banjar desa Patiga.

Continue Reading

Comments (1)

bantuan babi

Uluran tangan talov untuk pak Sudarna

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Pada saat kami berkunjung ke Riang Gede bersama Jaya Ratha dan Dony Wismayana dan Wahya Biantara, kami bertemu dengan kepala desa setempat, Pak Dewa Arya.

Beliau mengantarkan kami ke rumah pak Sudarna. Dan sesampainya disana, kami disambut hangat oleh Anak pak Sudarna, yang saya lihat sendiri pada sore itu sedang membaca buku pelajaran. Sedikit merinding jadinya saya melihat Adik kecil tersebut dengan kondisi seperti itu namun masih tetap semangat belajar.

Continue Reading

Comments (0)

talov-donor

Setetes Cinta untuk Tabanan

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Pada tanggal 18 September 2011 talov kembali mengadakan event. Kali ini event dilaksanakan di Patung Wagimin Taman Makam Pahlawan. Bertepatan dengan hari bebas kendaraan pada setiap hari minggu, kami pun menggelar acara donor darah dan ngamen sosial.

Acara ini bertujuan untuk memberikan ruang kreatifitas bagi anak muda untuk berekspresi dan menularkan sifat sosial mereka dengan menyumbangkan darah mereka untuk sesama yang memang sedang membutuhkan.

Continue Reading

Comments (0)

awihe

Museum Rekor Indonesia di Tabanan, Haruskah?

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

Sebelumnya saya ucapkan selamat buat rekan – rekan yang telah bekerja keras dalam mengusahakan kegiatan pencapaian Rekor yang dicatat oleh Museum Rekor Indonesia kemarin di Tabanan. Saya ingin berbagi sedikit pandangan saya mengenai pencapaian yang tentunya ini tidak mudah dilakukan baik secara fisik, mental dan dana.

Kita harus apresiasi teman – teman kita dilapangan yang saya yakin sudah menghabiskan banyak sekali waktu, pikiran dan tenaga untuk mengusahakan kegiatan ini berjalan sesuai dengan standard dari pemecahan rekor tersebut. Ini memerlukan energi dan persiapan yang luar biasa.
Continue Reading

Comments (0)

talov-lorong-sepi

MeetUp V.01 – Ada ketakutan masyarakat Tabanan terhadap wartawan

Posted on 30 January 2012 by Wahya Biantara

24 July 2011 - Acara MeetUp V0.1 Talov kemarin berjalan dengan sangat baik, sampai – sampai waktu yang kita habiskan untuk pertemuan pertama kemarin akhirnya molor sampai jam 9 malam. Terima kasih buat teman – teman yang sudah hadir dan ikut berdiskusi dan turun kelapangan.

Sesuai jadwal kita mulai dari pukul 13.00, kita mulai dengan obrolan ringan tentang apa tujuan kita mengadakan kegiatan ini. Sambil minum es campur dan tipat cantok buatan buk mekel di jalan kaswari yang sudah terkenal itu, teman – teman mulai membicarakan topik yang sedikit lebih berat mengenai kondisi kota Tabanan saat ini.

Continue Reading

Comments (1)