Sagung Wah, Perwujudan Icon Kota Tabanan

Setelah penantian yang panjang, patung Sagung Wah pun akhirnya berdiri tegak tepat di area catus pata (perempatan) depan Gedung Maria.

Nyoman Nuarta, Sagung Wah Tabanan
Nyoman Nuarta, oleh Nengah Januartha

Patung yang terbuat dari perunggu ini kini berdiri tegak di jantung Kota Tabanan. Sebuah karya dari Putra Tabanan, Nyoman Nuarta seorang pelopor gerakan seni rupa baru pada tahun 1976. Kabarnya Nuarta memberikan patung yang berharga miliaran rupiah ini secara cuma-cuma kepada pemerintah daerah Tabanan, sebagai wujud cintanya terhadap tanah kelahirannya.

Patung Sagung Wah yang lama pun dibongkar. Sebelumnya pada tahun 1990an telah dibuat patung Sagung Wah yang sangat bagus oleh pemerintah daerah. Tampak seorang perempuan berdiri diatas tandu dengan empat orang pendamping, mengangkat sebilah keris, sebagai salah satu bentuk perlawanan beliau kepada penjajah saat itu. Tahun 2010 kemudian patung Sagung Wah ini kembali dipercantik.

Sagung Wah Tabanan
6 November 2010, oleh Agus Very

Patung Sagung Wah yang lama ini berlokasi tepat disebelah utara pintu gerbang Gedung Maria menghadap ke timur. Memang lokasi patung Sagung Wah yang lama ini tidak begitu menarik perhatian pengguna jalan.

Kini patung perunggu buah karya Nyoman Nuarta pun terletak di tengah-tengah jantung kota, yang tentunya akan menarik perhatian semua mata baik yang datang dari arah utara ataupun selatan.

Namun konsep patung yang baru ini berubah total. Jika sebelumnya Sagung Wah berada diatas tandu dan membawa sebilah keris, pada patung yang baru ini Sagung Wah berdiri diatas punggung burung Garuda, dengan sebilah keris di tangan kanan dan Tri Sula di tangan kiri.

Akhirnya pada tanggal 20 Mei 2012, patung Sagung Wah ini pun diresmikan dan dilakukan upacara pemlaspan. Seluruh lapisan masyarakat pun hadir termasuk sang maestro yang langsung datang dari Bandung, tempat ia tinggal saat ini.

Berikut ini adalah beberapa foto pada saat upacara peresmian, yang diambil oleh teman-teman dari Tabanan Photographer Forum

 

Sagung Wah, adalah sebuah icon yang tepat untuk mengkomunikasikan bahwa penguasa di Tabanan pada saat ini adalah seorang perempuan pertama di Tabanan bahkan di Bali yang memegang jabatan tertinggi di Pemerintah Daerah Tingkat II. Hal itu kemudian diperkuat dengan sejarah hidup Sagung Wah yang begitu heroik.