Telusur Kota Tabanan Tempo Doeloe

Semingguan ini sampai dengan saat ditulisnya artikel ini, geliat anggota Talov terfokus kepada postingan foto-foto Tabanan tempo doeloe. Sebenarnya penulis sudah memulainya sejak 2011 dan berencana untuk mengadakan pameran foto, dan bahkan rekan lain sudah meminta dan mendapat ijin dengan salah satu museum Belanda untuk merepro foto-foto yang dibutuhkan. Namun karena kendala waktu dan beberapa hal saat itu kami menunda tema acara tersebut.

Dan kini kembali semangat itu merebak. Anggota Talov sangat antusias untuk melakukan napak tilas terhadap Tabanan di masa-masa silam. Dan ini tentu hal yang sangat positif agar generasi muda dan penerus, dapat melihat sisi-sisi lain Tabanan di masa lalu.

Di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta komunitas yang mengkhususkan diri di bidang wisata budaya masa lalu menjadikan kegiatan mereka sebagai media pembelajaran, wisata sejarah, dan tidak jarang memperbaiki informasi yang sudah terlanjur beredar.

Di Surabaya salah satu cagar budaya, bahkan berhasil dikoreksi oleh komunitas ini berbekal hasil reka-reka ilmiah dari hasil menyambung berbagai data-data baru seperti foto, kartupos, surat kuno, dan sebagainya yang serta merta saja muncul dari para anggotanya. Tentu luar biasa menggembirakan, karena generasi penerus menjadi lebih paham tentang kota mereka.

Hari ini kita bisa melihat di postingan group Talov berbagai foto-foto masa silam muncul, dan bukan tidak mungkin dari sana para orang tua yang masih mengenyam kehidupan di masa tersebut bisa saja menjadi referensi untuk membuka ‘rahasia’ masa lalu kota Tabanan melalui ingatan mereka.

Saat ini masih menjadi misteri bagi¬† kebanyakan warga dimana sebenarnya posisi Catuspatha kota Tabanan mengingat di kota-kota lain Catuspatha-nya tegak berdiri hingga kini. Ada juga misteri seberapa luas sebenarnya Puri Tabanan? Ada juga ‘jalan’ yang hilang di beberapa lokasi.¬† Atau adakah yang pernah melihat bagaimana wajah Raja Tabanan di masa lalu, atau melihat gambar/foto Sagung Wah? Hal ini tak lain disebabkan karena minimnya informasi tentang sejarah Tabanan disamping juga kurangnya upaya untuk mengangkatnya menjadi sebuah sumber sejarah yang layak.

Adakah yang memiliki foto-foto jaman dulu, tunggu saatnya jika waktu dan tempatnya mengijinkan, Talov akan mengadakan pameran foto-foto jaman dulu, dan mungkin suatu saat bisa dilakukan suatu diskusi santai dengan para pakar sejarah dan penggemar wisata tempo doeloe untuk mengupas suatu sejarah berdasarkan foto-foto atau peninggalan-peninggalan lainnya. Keinginan tersebut diiyakan oleh member Talov, “sekiranya pameran photo bertajuk Tabanan riwayatmoe doeloe……..akan sangat menarik, semoga bisa terwujud……..astungkara“, kata Pak Tos Partha pada salah satu postingannya yang juga mendapat response menarik.

Pendapat lain mengemuka di satu sisi yaitu masalah tempat. “Pameran foto di tabanan utk saat ini permasalahan utamanya hanya satu, tempat yg representatif utk pameran blm ada (mungkin saya blm tahu),” imbuh Nengah Januartha salah satu anggota yang juga penggiat komunitas fotografer Tabanan.

Ingin berkontribusi tentang dimana posisi Catuspatha Tabanan sebenarnya?

Ada ide tentang acara pameran foto Tabanan Tempo Doeloe sebaiknya diadakan dimana?

Postingkan komentar Anda pada kotak komentar di bawah, facebook, atau twitter Talov.