Sekolah Alam Usia Dini di Perkotaan

Di wilayah perdesaan Tabanan, berada di ruang terbuka hijau seperti : hutan, sungai, tegalan, kebun, dan atau lahan pertanian lainnya bukanlah hal asing bagi murid sekolah. Tapi di kota yang pemukimannya semakin padat, maka lahan/ruang terbuka hijau semakin dirindukan dan dibutuhkan.

Jika kita sebut sekolah, maka proses pembelajaran pun bisa berlangsung sebagai pelajaran tambahan. Akomudasi, Kurikulum, Bahan Ajar dan Tenaga Pengajar pun sangat mungkin disediakan. Ditahap awal bisa melibatkan tenaga relawan secara bergantian. Membuatnya pun tidak mesti di atas lahan sendiri saja. Sepertinya akan lebih bagus dan luas jika bisa dikembangkan secara kolektif bersama para tetangga pemilik lahan lainnya.

Anak-anak bisa diajak mengenal burung, tanaman, dan buah-buahan lokal. Atau kandang kambing, sapi dan ayam. Juga bersama belajar membuat kebun organik, memetik sayur dan juga membaca dan bermain.


“Semoga buah Kepundung, buah Juet, buah Boni, buah Gatep, Buah Sentul dan sebagainya masih diakrabi oleh anak-anak Kota Tabanan di Tabanan”. Tiket masuknya pun dihargakan sepantasnya. Jika dikelola profesional, aman dan nyaman, niscaya berkelanjutan. Ada yang ingin memulai? Saya mendoakan!