H-1 Menuju Tabanan Creative Festival #2

Setelah melalui persiapan yang cukup lama, akhirnya Tabanan Creative Festival #2 (TCF#2) memasuki tahap akhir menuju perhelatan besok Sabtu-Minggu (20-21 Juli 2013) di Taman Kota Tabanan. Hari ini tampak puncak kesibukan telah mewarnai Taman Kota dan spanduk-spanduk serta publikasi telah terpasang indah di lokasi-lokasi strategis. Para peserta dan panitia tampak all out dalam melakukan persiapan baik secara sekala maupun niskala. Tampak tenda-tenda telah mulai terpasang dan beberapa panitia lain ngayah dalam persiapan bebantenan. Nuansa ngayah benar-benar terasa sangat kental dalam atmosphere TCF#2 tahun ini.

Festival yang dilakukan untuk kali kedua dipersiapkan jauh lebih matang dan akan menampilkan banyak talenta-talenta seni, enterpreneur, hingga pelepasan lampion terbang (sky lantern) yang untuk kali pertama akan menghiasi langit Tabanan di malam pertama TCF#2 diiringi lembut suara sunari dan rindik yang menajamkan image Tabanan sebagai lumbung beras Bali. Sebuah moment yang indah untuk diabadikan.

Lampion Terbang (sky lantern)
Lampion Terbang (sky lantern) – illustrasi publicdomainpictures.net

Festival TCF#2 akan dibuka langsung oleh Bupati Tabanan Eka Wiryastuti pada Sabtu, 20 Juli 2013 sore dengan mengambil tajuk Traditional and Modern Art yang bertujuan memfasilitasi insan-insan kreatif Tabanan untuk menampilkan karya dan kreasi mereka sekaligus memberikan hiburan positif dan berbeda bagi masyarakat Tabanan. Seperti diketahui bahwa Tabanan sangat banyak memiliki potensi-potensi yang mendunia, namun hampir-hampir masyarakat Tabanan pun jarang mengetahuinya.

Selain itu acara juga dimeriahkan oleh partisipasi dari penampil luar negeri yang notabene adalah siswa asing yaitu Monali Nikhil Varaiya yang akan menarikan tari Oleg Tamulilingan.Monali Nikhil Varaiya adalah siswa dari Amerika Serikat yang mengikuti program darma siswa di IKIP Saraswati Tabanan. Selain Monali juga akan tampil Zachary dari Amerika Serikat yang juga menyajikan performa gender. Tampilan ini tentu akan sangat menarik, dimana warga dunia pun kagum akan kekayaan budaya Bali yang adiluhung.

Tidak mau kalah pastinya akan tampil seniman-seniman lokal seperti Bapak Samar Gantang, Djembe Soul yang mendapatkan apresiasi dunia, JRX dari SID, tampilan anak-anak SOS desa Taruna Bantas, jangeran dari presiki desa Pagi, dan masih banyak lagi penampil-penampil lokal yang akan turut meramaikan TCF#2.

Selain itu masyarakat juga diajak untuk mengenal komunitas-komunitas kreatif yang lain seperti aeromodelling, pembuatan rindik bambu (rindik piano), SEMAT, dsb. Untuk jadwal acara bisa dilihat di tautan berikut: Jadwal Acara

Diharapkan masyarakat Tabanan akan lebih mengenal potensinya lebih mendalam, dan dengan saling berinteraksinya insan-insan kreatif di Tabanan, diharapkan akan tercipta sebuah atmosphere yang kuat untuk menopang perekonomian individu ataupun komunitas mereka. Ke depan kondisi ini akan menjadi embrio bertumbuhnya kreativitas kreatif berbasis potensi kreatif di Tabanan. Jangan lupa kita bersama-sama hadir dan bergembira dalam event tahunan ini di Taman Kota Tabanan. Ayo ke Tabanan.

Berita-berita lain seputar TCF#2:

The Jakarta Post

Pesona Negeri