Kue Luwak Undiksha

kue-luwak-undiksha

Saat Tabanan Creative Festival (TCF#2) berlangsung Sabtu 20 s.d Minggu 21 juli 2013 nampak dua orang rajin berkeliling. Usianya belia dan berbaju jas almamater biru tua. Mereka terus berkeliling sambil menyapa ramah, menjajakan segelas kopi panas dan kue kukus ke penonton dan peserta pameran lainnya. Saat malam pembukaan, saya pun sempat membeli segelas kopi dari mereka.

TCF#2 ternyata menjadi ajang Praktek Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kali ini dari lima sekawan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kampus Denpasar. Ketika ditemui di stannya (bersebelahan dengan stan Green Frog) nampak ; Annaseptiana, Mita, Tina, dan Inten. Mereka semua jurusan PGSD Undiksha. Mereka tampil dengan nama stan “KUE LUWAK”.

Ketika saya tanya, dari mana tahu ada pameran di TCF? Anna pun bercerita. Saat PKB di Art Center bulan lalu mereka sempat bertemu “Punggawa Talov” ( Gede Sleeper-Red). Konon Pak Gede menawarkan untuk bisa ikutan pameran kuliner di TCF#2. Mereka pun sepakat dan akhirnya ikutan di pameran TCF#2.

PKM adalah program kreativitas yang digagas oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. Tahun 2012 saat masih berstatus mahasiswa baru, mereka berlima lolos seleksi dalam sebuah kompetisi proposal program kreatif dari Ditjen Dikti mewakili kampus Undiksha. Judul programnya adalah : “KUE LUWAK –Makanan Sehat Khas Bali”. Kini di tahun 2013 program seputar kreativitas dan kewirausahaan itu telah terimplementasikan. Singkatnya mereka siap mempraktekan dan berlatih menjadi wirausaha muda dengan menjual Kue dan Kopi Luwak, dengan sejumlah dana praktek dari Dikti.

Menurut Anna, setelah di PKB di Art Center Denpasar, kini mereka mempraktekan di pameran TCF#2 dan mengaku sudah di sidak dan dievaluasi oleh dosennya. Kue Luwak adalah sejenis Kue Kukus dengan campuran Kopi Luwak, resep ini konon terinspirasi dari orang tuanya saat diajak melihat produksi Kopi Luwak di sebuah desa. “Syukurlah, Kue dan Kopinya lumayan laris,”jelas Anna siang itu dengan senyum simpulnya yang menawan. (MN).